SAMARINDA, iNTREN – Bulan suci Ramadan merupakan waktu yang mulai guna memulai dengan berbagi untuk sesama, terlebih kepada kaum rentan dan anak yatim. Hal ini menjadi komitmen bagi insan PT Perusahaan Listrik Negara Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT).
Bulan suci Ramadan bukan sekadar momentum transformasi spiritual, melainkan juga wadah penguatan komitmen sosial terhadap sesama. Hal ini dibuktikan melalui gelaran silaturahmi dan penyaluran santunan yang dilaksanakan di lingkungan PLN Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 3 (UPP KLT 3) pada Kamis (26/02/2026).
Agenda ini menjadi manifestasi nyata dari rasa syukur sekaligus tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR). Bantuan diserahkan secara simbolis kepada 10 anak penerima manfaat. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Senior Manager serta,Ketua Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIP KLT.
General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo menekankan bahwa dedikasi dalam membangun infrastruktur ketenagalistrikan memiliki dimensi nilai yang melampaui aspek teknis.
“Pembangunan jaringan transmisi dan gardu induk di wilayah Kalimantan Bagian Timur adalah upaya strategis untuk menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat luas.,” ucapnya.
Ramadan menjadi pengingat bahwa setiap amanah pekerjaan adalah bagian dari ibadah. Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pencapaian fisik proyek, tetapi juga dari sejauh mana kehadiran kita mampu memberikan dampak positif dan nilai tambah bagi sesama.
Lebih lanjut, Basuki meyakini bahwa dukungan moral dan doa dari masyarakat merupakan elemen krusial dalam menghadapi kompleksitas tantangan pembangunan infrastruktur kelistrikan. Dia berharap energi positif dari kegiatan ini dapat memperlancar setiap tahapan proyek yang sedang berjalan.
“Kami meyakini doa-doa tulus yang dipanjatkan hari ini menjadi kekuatan bagi kami untuk terus melangkah. Semoga proses pembangunan jaringan listrik senantiasa diberikan kelancaran, keselamatan kerja yang terjaga, serta keberkahan bagi seluruh pihak,” katanya.
Kegiatan yang ditutup dengan doa bersama ini berlangsung dalam suasana kekeluargaan yang hangat. (***)
Editor: Guntur Marchista Sunan
