BALIKPAPAN, iNTREN – Komitmen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk hadir di tengah masyarakat kembali nyata. Melalui program Mudik Asyik Bersama BUMN 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) resmi memberangkatkan ratusan pemudik dari Pelabuhan Semayang, Balikpapan, menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Menggunakan armada kapal laut KM Dorolonda, sebanyak 550 peserta mudik dilepas untuk merayakan Idulfitri 1447 Hijriah bersama keluarga tercinta. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 250 peserta. Secara keseluruhan, sinergi BUMN tahun ini memfasilitasi total 1.200 pemudik dari Kalimantan Timur.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli mengatakan, program ini merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.
“Ini adalah tahun ketiga PLN UID Kaltimra berpartisipasi dalam program mudik gratis ini. Kami senantiasa berkoordinasi dengan Kementerian BUMN untuk memastikan penyelenggaraan berjalan lancar dan aman,” ujar Chaliq.
Kuota Habis dalam Hitungan Jam
Tingginya minat masyarakat terlihat dari kecepatan pengisian kuota. Sejak pendaftaran dibuka melalui aplikasi PLN Mobile pada 25 Februari 2026, seluruh kursi yang tersedia langsung habis dipesan pada hari yang sama.
Kholidah,seorang peserta mudik gratis asal Samboja, menyatakan rasa syukurnya karena bisa melaksanakan mudik gratis bersama keluarganya. Ia menilai program ini sangat membantu.
“Baru kali ini ikut dapat infonya dari adik yang tahun lalu mengikuti program mudik Lebaran gratis PLN, Alhamdulillah, awalnya enggak bisa pulang kampung ke Bangkalan jadi bisa,” ucapnya, Sabtu (14/03/2026).
Kemudahan dalam Genggaman
PLN terus bertransformasi memberikan pelayanan terbaik. Proses pendaftaran mudik kini jauh lebih praktis dan transparan melalui integrasi di aplikasi PLN Mobile. Hal ini memastikan masyarakat mendapatkan kepastian tiket secara resmi dan mudah.
Melalui program ini, PLN berharap dapat memberikan keceriaan dan kenyamanan bagi para pemudik, sekaligus menekan angka kepadatan lalu lintas selama masa mudik Lebaran 2026. (***)
Editor: Guntur Marchista Sunan
