YOGYAKARTA, iNTREN – Ketua Lembaga Pengembangan Olahraga Pimpinan Pusat (LPO PP) Muhammadiyah, Gatot Sugiharto mendapat tugas dari PP Muhammadiyah untuk menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Padepokan Tapak Suci Putera Muhammadiyah di Yogyakarta, Sabtu (19/04/2025).
Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan PP Tapak Suci, termasuk Sidang Pleno Diperluas sebagai persiapan untuk Mukatamar ke-16 Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang akan digelar di Jawa Tengah tahun ini.
Dalam kesempatan tersebut, Gatot memberikan sambutan atas nama PP Muhammadiyah. Dia menekankan beberapa poin penting yang menjadi perhatian PP Tapak Suci dan pihak-pihak terkait yang memiliki kepentingan dengan program kerja yang sejalan dengan LPO di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
“LPO sangat mendukung semua program kegiatan Tapak Suci, baik sebagai sarana dakwah Muhammadiyah yang sasarannya mencakup semua kalangan dan usia, maupun sebagai sarana pengembangan olahraga, seni, dan budaya,” ujar Gatot.
Sebagai lembaga yang memiliki tugas dalam pengembangan olahraga, LPO berkomitmen untuk berkolaborasi dalam pembinaan olahraga di kalangan warga Muhammadiyah.
Dalam kesempatan tersebut, Gatot juga mengungkapkan bahwa tahun ini LPO sedang merancang sebuah event olahraga besar, yaitu Pekan Olahraga Muhammadiyah (POM).
“Pekan Olahraga Muhammadiyah ini adalah bagian dari upaya LPO untuk mendukung program pemerintah, yaitu Desain Besar Olahraga Nasional (DBON),” kata Gatot.
DBON yang dicanangkan pemerintah mencakup 14 cabang olahraga (cabor), namun pada tahap pertama ini LPO akan melaksanakan tiga cabor, yaitu Pencak Silat, Atletik, dan Panahan.
POM direncanakan akan digelar pada Februari atau Maret 2026. Ketiga cabor tersebut sudah familiar dan sering dilaksanakan di berbagai AUM Pendidikan maupun di tingkatan persyarikatan, serta di komunitas-komunitas dakwah Muhammadiyah.
Oleh karena itu, Ketua LPO yang juga Wakil Rektor IV Bidang Alumni dan Kemahasiswaan ini mengharapkan dukungan dari PP Tapak Suci, pimpinan organisasi otonom (ortom) lain, serta seluruh kader Muhammadiyah untuk mempersiapkan diri mengikuti event ini.
“Kami akan segera mengadakan sosialisasi kepada LPO/LSBO di tingkat wilayah dan kepada Majelis Dikdasmen PWM se-Indonesia,” tambahnya.
Dengan adanya POM, LPO berharap dapat mengembangkan olahraga di kalangan warga Muhammadiyah dan menggelorakan dakwah melalui olahraga sesuai dengan harapan bersama. (***)
Editor: Guntur Marchista Sunan

