Driver Ojol Diperiksa Gegara Teror Kepala Babi ke Tempo
Paket berisi kepala babi yang dikirimkan ke kantor Redaksi Tempo. (Foto: Dok Tempo)

Driver Ojol Diperiksa Gegara Teror Kepala Babi ke Tempo

JAKARTA, iNTREN – Mabes Polri terus berupaya mengusut dalang di balik aksi teror paket berisi kepala babi ke kantor Redaksi Tempo. Korps Bhayangkara itu mengungkap perkembangan penyelidikan kasus teror paket kepala babi yang ditujukan kepada salah seorang jurnalis Tempo.

Hasil penyelidikan menunjukkan paket dikirim oleh driver ojek online (ojol) Gojek, yang sebelumnya menerima paket dari pengemudi ojol lainnnya, Grab. Hingga saat ini, polisi telah memeriksa kedua pengemudi dan tengah mengumpulkan bukti tambahan, termasuk rekaman CCTV untuk dianalisis di laboratorium forensik.

“Saat ini kami masih melaksanakan penyelidikan. Dari penyelidikan yang kita dapatkan, kita sudah mengetahui siapa yang mengirim menggunakan Gojek. Yang mengirim dan pengemudi Gojek-nya sudah kita periksa,” ujar Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro.

Sebelumnya diberitakan, Redaksi Tempo mendapat kiriman seonggok kepala babi dengan kondisi kedua telinganya terpotong melalui paket dari orang tak dikenal. Kepala babi itu dibungkus dengan kardus, styrofoam, dan plastik.

Tidak ada surat yang mengiringi paket, hanya sebuah kata “Cica”, yang mengacu pada seorang jurnalis dan host Sinar Bocor Alur Politik Tempo, Francisca Christy Rosana alias Cica. Adapun paket diterima pihak keamanan kantor pada Rabu (19/03/2025), dan baru diterima Cica pada Kamis (20/03/2025) sore, sekembalinya dari liputan.

Saat dibuka, bau busuk menguar. Redaksi Tempo lantas membawanya ke luar ruangan, karena khawatir membahayakan. Setelah dibuka, tampak kepala babi yang terbungkus plastik lekat-lekat.

“Nah di kantor dibuka, baunya menyengat. Sehingga itu dibawa ke luar, lalu dibuka. Ya itu isinya kepala babi,” kata Wakil Pemimpin Redaksi Tempo, Bagja Hidayat. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *