Cegah Banjir, Nelayan Duta Rajungan dan Warga Kompak Bersihkan Fasilitas Umum
Warga menggelar gotong royong membersihkan genangan air di yang tersumbat di badan jalan. (Foto: Angga Syahbana/iNTREN)

Cegah Banjir, Nelayan Duta Rajungan dan Warga Kompak Bersihkan Fasilitas Umum

​BATAM, iNTREN – Kelompok nelayan yang menamakan diri Duta Rajungan bersama warga sekitar melakukan aksi gotong royong membersihkan fasilitas umum di kawasan Nongsa, Batu Besar, Minggu (21/12/2025). Aksi ini difokuskan pada pembersihan saluran air yang tersumbat guna mengantisipasi genangan air dan banjir di badan jalan.

​Ketua Duta Rajungan, Ali Suganda menjelaskan, aksi ini murni didasari oleh rasa kepedulian terhadap kelestarian lingkungan tanpa ada kepentingan politik atau tujuan tertentu lainnya.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini bisa bermanfaat bagi masyarakat luas. Kami tergerak untuk menjaga kelestarian lingkungan. Titik-titik penyumbatan itulah yang harus kita benahi agar air lancar, sehingga tidak timbul genangan,” ujar Ali di sela-sela kegiatan.

​Ali menambahkan, kelompoknya yang beranggotakan 13 orang tersebut merasa bersyukur karena aksi ini memicu antusiasme warga lain untuk ikut terjun langsung.

“Artinya mereka memandang ini adalah perbuatan positif. Kami berharap ke depan gerakan ini bisa lebih besar lagi,” tambahnya.

​Aksi sosial ini menyisir area yang cukup luas, mulai dari genangan air di depan pintu Kampung Melayu Ujung hingga batas Puskesmas Jambi.

​Dukungan Tokoh Masyarakat

​Senada dengan Ali, Rahmat Putra selaku tokoh masyarakat RT 02 RW 01, menyatakan dukungannya dengan ikut serta dalam aksi tersebut. Dia menilai genangan air di badan jalan sangat membahayakan pengguna jalan karena dapat menyebabkan kecelakaan.

“Saya sebagai warga merasa terpanggil. Manfaatnya besar sekali untuk menjaga badan jalan tetap steril. Ini murni gerakan sosial karena kelompok Duta Rajungan ini memang berdomisili di lingkungan kami,” kata Rahmat.

​Meskipun menyadari bahwa normalisasi saluran air di jalan besar merupakan tanggung jawab pemerintah, Rahmat berharap aksi swadaya ini dapat menjadi pemicu perhatian lebih dari pihak berwenang.

“Kami memaklumi pemerintah punya cakupan yang besar dan mungkin memprioritaskan daerah lain yang banjirnya lebih parah. Namun, kami berharap pemerintah juga memperhatikan kendala di sini jika masyarakat sudah memulai pergerakannya,” jelasnya.

​Di akhir kegiatan, baik Ali maupun Rahmat berpesan kepada masyarakat luas agar bersama-sama menjaga fasilitas yang sudah ada.

“Marilah kita jaga agar fasilitas ini awet dan bisa digunakan sebaik-baiknya oleh orang banyak,” tutup mereka. (***)

Reporter: Angga Syahbana Putra

Editor: Guntur Marchista Sunan

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *