JEDDAH, iNTREN – Nova Arianto mencuri perhatian dunia. Mantan bek tangguh di eranya itu sukses membawa Timnas Indonesia U-17 melaju ke Piala Dunia U-17 dengan hasil sempurna. Garuda Muda mampu menyapu bersih semua laga di babak fase grup C Piala Asia U-17 2025 dengan kemenangan.
Setelah membuat kejutan dengan mengalahkan raksasa Asia, Korea Selatan dengan skor tipis 1-0, Matthew Baker dan kawan-kawan secara berturut-turut membenamkan dua wakil Timur Tengah. Yaman dibantai 4-1, sementara di laga pamungkas Afghanistan dihajar dua gol tanpa balas.
Penampilan tak terkalahkan ini tak terlepas dari tangan dingin Nova yang punya pengalaman sebagai palang pintu andal di era 2000-an. Sebagai pelatih, dia mampu menerjemahkan pengalamannya menjadi kekuatan nyata dalam permainan anak-anak asuhnya.
Dalam meracik strategi, Nova banyak mendapat ilmu dari pelatih legendaris Korea Selatan, Shin Tae-yong (STY). Empat tahun menjadi asisten STY, Nova mampu membentuk filosofi taktik yang disiplin, keras, tapi terukur.
Capaian di Piala Asia U-17 ini mencerminkan betapa pelatih berkepala plontos itu sukses mengatur ritme permainan tim. Dengan kedalaman strategi dan pendekatan khas sebagai mantan bek tengah, dia mampu menciptakan pertahanan kolektif yang efisien serta sulit ditembus.
Dari tiga laga, Garuda Muda hanya kebobolan satu gol saat melawan Yaman, itupun dari titik putih. Sementara lini serang Timnas Indonesia U-17 tampil agresif dengan torehan tujuh gol. Artinya, Timnas Indonesia U-17 tak hanya agresif di lini depan, tetapi juga memiliki “benteng kokoh” di sektor belakang.
Usai laga pamungkas melawan Afghanistan, Nova merasa bersyukur para pemain Timnas Indonesia U-17 bisa menjaga fokus dan berupaya tampil optimal saat menghadapi Afghanistan pada laga terakhir Grup C Piala Asia U-17 2025.
“Yang pertama-tama pastinya saya terima kasih kepada pemain ya atas kerja kerasnya. Dan memang ini sudah kita antisipasi ya, karena Afghanistan sudah tidak punya peluang, jadi Afghanistan bisa bermain dengan lepas. Dan saya lihat Afghanistan bisa bermain baik hari ini,” kata Nova.
Dengan kemenangan atas Afghanistan, Timnas Indonesia U-17 berada di puncak klasemen Grup C. Skuad Garuda Asia mengoleksi sembilan poin, atau unggul tiga poin atas Korea Selatan yang menjadi runner up. (***)
Editor: Guntur Marchista Sunan

